Senin, 13 Juli 2009

Validitas dan Reabilitas

Tugas Kelompok:

1. Syafiqotun Nihayah 4150405020

2. Merilla Ayu P. 4150405031

3. Hani Widyastuti 4150405042

4. Fastariana N. 4150405045

PENGARUH KREDIT BAGI HASIL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN

1.1 Hasil Perhitungan Asli

PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET PENELITIAN

CONTOH PERHITUNGAN VALIDITAS DAN REALIBILITAS UJI COBA INSTRUMEN PENELITIAN

Perhitungan validitas butir.

Rumus yang digunakan

Pada butir soal nomor 1 diketahui:

=42 = 124 N=15

= 700 = 33056 = 1986

kemudian harga-harga tersebut dimasukkan ke dalam rumus menjadi:

=0.521

harga kemudian dibandingkan dengan harga =0.514

karena harga (0.521) > 0.514 maka berarti butir soal tersebut tidak valid.

untuk butir soal yang lain cara perhitungannya analog sama dengan yang di atas.

Perhitungan reliabilitas instrument

Rumus yang digunakan:

Dari tabel diketahui harga dari:

= 4.695 = 27.810 k=14

Harga-harga tersebut kemudian dimasukkan ke rumus menjadi:

Harga kemudian dibandingkan dengan harga = 0.532.

Karena maka berarti instrument tersebut reliable.

1.2 Hasil Revisi

Kriteria pengujian

Validitas

Realibilitas

signifikan.

Untuk mengetahui soal yang valid dan tidak valid dilihat nilai korelasi dibandingkan dengan tabel corelasi product moment untuk dk=n-1=15-1=14 untuk 5% adalah 0.532. jadi 3 soal yang tidak valid yaitu soal no 1, no 2 dan no 10.

Untuk mengetahui soal tersebut reliable atau tidak dilihat pada nilai alpha=0.895 dicocokkan dengan nilai tabel r product moment adalah 0.532, ternyata alpha lebih dari r tabel artinya signifikan atau reliable.

2.1 Hasil Perhitungan Asli


Dari tabel diatas diketahui:

Pada variabel peningkatan pendapatan, mean=2.7167; standar deviasi = 0.73857 dan N=60, pada variabel kredit bagi hasil mean=40.7833 standart deviasi=5.55128 dan N=60.

Dari tabel di atas diketahui harga koefisien korelasinya 0.427 dengan signifikasi 0.000. Bila harga sigifikansinya <> =0.254 maka harga koefisien korelasi tersebut signifikan, jadi korelasinya signifikan ada hubungan antara kredit bagi hasil dengan peningkatan pendapatan.

Dari tabel di atas diketahui bahwa =0.427 dan R2 (indeks determinasinya)=0.182 atau 18.2%.

Dari tabel di atas diketahui persamaan regresi yang terbentuk adalah

Dari uji signifikansi koefisien regresi (koefisien X) didapatkan thitung=3,597 dengan signifikansi 0,001 atau 0,1%, dikarenakan harga signifikansi 0,1% , maka Ho ditolak.

2.2 Hasil Revisi

Dari tabel diatas diketahui:

Pada variabel peningkatan pendapatan, mean=2.72; standar deviasi = 0.739 dan N=60, pada variabel kredit bagi hasil mean =40.77 standart deviasi=5.485 dan N=60.

Dari tabel di atas diketahui harga koefisien korelasinya 0.435 dengan signifikasi 0.001. Bila harga sigifikansinya <> =0.254 maka harga koefisien korelasi tersebut signifikan, jadi korelasinya signifikan ada hubungan antara kredit bagi hasil dengan peningkatan pendapatan.


Dari tabel di atas diketahui bahwa =0.435 dan R2 (indeks determinasinya)=0.189 atau 18.9%.


a Predictors: (Constant), jumlah

b Dependent Variable: y

Berdasar pada tabel Anova, nilai sig=0,001=0,1%<5%>

Dari tabel di atas diketahui persamaan regresi yang terbentuk adalah

Dari uji signifikansi koefesien regresi (koefisien X) didapatkan thitung=3,682 dengan signifikansi 0,001 atau 0,1%, dikarenakan harga signifikansi 0,1% , maka Ho ditolak.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar